Coretan Sastra VI

Bulan pun mulai tersudut Dipenghujung malam menyambut fajar Menyingsing perlahan dengan sambutan kabut Membangunkan jiwa-jiwa yang tegar   Entah apa yang membuat mereka terjaga Seketika fajar berkuasa diatas langit Jiwa-jiwa itu pun mulai membabi buta Beradu satu dengan yang lain hingga nampak sengit   Tak ayal sang mega kadang murung Meneteskan air mata menyapa panasnya Lanjutkan Membaca