NAFKAH DI NEGRI TAK BERANTAH

“NAFKAH DI NEGRI TAK BERANTAH”

 

Saban malam di kota perantauanku

Ada yang menikmati dengan memejamkan penglihatannya

Sebab mata tak kuasa menahan pancaran neon neon

Ada yang menenggak kopi, seruput demi seruput

Sebab pencernaan tak hanya tentang nasi dan lauknya

Dan ada pula yang masih sibuk dengan masalah finansialnya

Sebab perjalan panjang bukan hanya nafas namun juga menghidupi

Thontowi J

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *