Karena Api itu Suci

Oleh : Nasrullah MK. Al-Chudjazi

Darah itu merah, Api jua merah
Maka bakarlah dengan api kebencian mereka sendiri
Demi kayu mati yang berlumur darah
Maka biarlah ia menjadi abu yang putih

Serupa jelaga yang diterbangkan angin
Juga asap yang melayang-layang
Dan segala daun, juga reranting kering
Yang larut dalam penerangan

Ketika yang lalim berkelakar, dan yang alim membisu
Maka bangkitlah Sang putra fajar, dengan segala prawira mu
Sekarang pendar kayu mati itu padam
Maka segala yang bebal itu patut dirajam

Bukankah pokok akan selalu tumbuh?
Bakarlah, meskipun akan selalu ada asap yang rapuh.
Dan jelaga kehidupan akan terus berulang dan berlalu
Jadilah kematian yang pasti dikenang oleh waktu

Maka biarlah nyala api itu kian membara
Kiranya tanah dan air tak mampu menghilangkan amisnya
Bakarlah keraguan, keresahan, ketakutan SEMUANYA
Dengan nyala api, kiranya tanah air perlu disucikan dari pertumpahan darah.

 

Sidoarja, 26 September 2019

Ilustrasi Gambar Puisi Karena Api itu Suci :

pxhere.com

About the Author

Nasrullah MK. Al-Chudjazi

Lurah Sekaligus Carik

Om-om "single parent" anak satu yang berprofesi sebagai penggembala aksara, sering disebut sebagai Cah Angon. Karena sering hilang ingatan, saat ini tengah sibuk merawat kesadaranya lewat tulisan.

View All Articles