TIDAK JELAS

TIDAK JELAS Aku duduk di tepian danau yang surut Dengan biji-bijian yang ku sruput Beralaskan tembakau yang terserut Tanpa kedip lubang hologram itu terbangun dari gelap Legenda masa lalu terlupakan Bayang masa depan tersamarkan Membias tatkala Jangkrik menunjukan eksistensinya Selalu bergelayut pada struktural bilangan logika Dan tekstur Rasa Rumus-Rumus frasa berserak kemana-mana Hologram itu bertuliskan  Lanjutkan Membaca

HUJAN

“HUJAN”   Hari ini bumi basah Jua rumah dan tanah Pepohonan serta seresah Atap rumah pun pasrah Dihujam dari segala arah Bak ember pun ikut menengadah Kala itu, Ada yang bungah Ada yang resah Ah sudahlah Setelah rintik atau lebat muncullah pelangi indah   Thontowi J

Coretan Sastra VI

Bulan pun mulai tersudut Dipenghujung malam menyambut fajar Menyingsing perlahan dengan sambutan kabut Membangunkan jiwa-jiwa yang tegar   Entah apa yang membuat mereka terjaga Seketika fajar berkuasa diatas langit Jiwa-jiwa itu pun mulai membabi buta Beradu satu dengan yang lain hingga nampak sengit   Tak ayal sang mega kadang murung Meneteskan air mata menyapa panasnya Lanjutkan Membaca